
Yayasan Lansekap Nusantara Hijau (YLNH) bekerjasama dengan Pemda Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, Inisiatif Dagang Hijau (IDH) dan PT SMART mengadakan kegiatan pelatihan operator GIS untuk analisis alert perubahaan tutupan lahan di Kabupaten Ketapang. Kegiatan dilaksanakan di meeting room hotel Aston Ketapang pada hari Selasa tanggal 16 September 2025. Pelatihan diikuti oleh perwakilan dari dinas-dinas terkait di Kabupaten Ketapang dan Propinsi Kalimantan Barat serta NGO lokal Kalimantan Barat. Peserta pelatihan merupakan kandidat anggota tim monitoring perubahan tutupan lahan kabupaten Ketapang.
Materi training diberikan oleh ahli analisis spasial Yayasan Lansekap Nusantara Hijau Bapak Luwin Eska Darwini. Luwin memberikan materi terkait dasar-dasar GIS yang dilanjutkan dengan materi proses analisis alert berdasarkan decision tree penentuan prioritas verifikasi alert. Alert, dalam hal ini adalah peringatan dini yang mendeteksi dan menginformasikan potensi atau dugaan terjadinya pembukaan hutan di suatu wilayah, deteksi tersebut menggunakan satelit resolusi tinggi.
Samsul Ulum Project Manager Ketapang YLNH dalam pembukaan acara menjelaskan bahwa kegiatan training operator ini adalah bagian dari program kerjasama antara YLNH dengan IDH dan PT SMART dalam memantau perubahaan tutupan lahan dan membangun protokol pemantauan perubahan tutupan lahan di Kabupaten Ketapang. Pelatihan bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kapasitas anggota tim monitoring perubahaan tutupan lahan Kabupaten Ketapang untuk dapat melakukan analisis alert secara mandiri.
Peserta diberikan materi terkait dasar-dasar GIS dan analisis perubahaan tutupan lahan berdasarkan data alert yang sudah tersedia. Selain menerima materi, peserta juga melakukan praktek analisis mengunakan laptop masing-masing. Supardi dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Ketapang mengucapkan terima kasih pada YLNH yang telah melaksanakan training ini semoga kedepan trainingnya bisa lebih panjang lagi waktunya serta bisa berlanjut pada tahap pendampingan nanti.

Sementara itu ibu Nony Fahdila dari DPMPD Ketapang mengatakan “Menurut saya kegiatan hari ini sangat baik dan bermanfaat bagi kami di pemerintahan, karena kami bisa mengetahui data alertnya dimana saja, tutupan lahannya dan perkembangannya”. Sedangakan menurut Fajri Dwi dari MPK, “Hari ini saya mengikuti pelatihan perubahan tutupan lahan yang diadakan Yayasan Lansekap Nusantara Hijau yang bekerjasama dengan IDH dan PT SMART. Cukup banyak materi yang dipelajari terkait dengan bagaimana mengidentifikasi alert perubahan tutupan hutan dan sebagainya, Kesan saya, pelatihan ini sangat baik untuk kami di Ketapang, pelatihan ini sangat bermanfaat untuk kami”.
Setelah kegiatan pelatihan ini, peserta akan mendapatkan bimbingan intensif terkait proses analisis alert oleh tim ahli dari YLNH. Kegiatan pendampingan operator GIS akan dilaksanakan selama tiga bulan sampai operator GIS di Kabupaten Ketapang dapat melakukan analisis alert secara mandiri.
Hallo tim YLNH, saya Agus warga Kab. kayong utara, boleh donk YLNH bergerak d kawasan HL dan TNGP disekitaran KKU, untuk deteksi alert dari YLNH pakai apa, tlg ajari kami kalau ada metode yg lbh efektif. kalau saya pakai pakai citra sentinel 2, PLANET, dan GEP, unk deteksi deforestasi sy pakai Global forest watch. Apakah ada metode lain dr CSRT ?
halo bang agus, salam kenal. Semoga diberi kesempatan untuk bergerak di kawasan HL dan TNGP, doakan bang.
terkait metode dll, akan ada pelatihan lanjutan terkait protokol yang sedang disusun. ditunggu update nya bang