Alam Lestari, Masyarakat Sejahtera dan Pemerintah Maju dan Berkembang

Bakti Sosial Bencana Karhutla di Kabupaten Ketapang

Ketapang – Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Ketapang, diperparah oleh fenomena El Niño, memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut juga menyebabkan munculnya kabut asap serta menurunnya ketersediaan air bersih, terutama di wilayah pedesaan.

Situasi tersebut mendorong Yayasan Lansekap Nusantara Hijau (YLNH) bersama Mitra Pembangunan Ketapang (MPK) melaksanakan kegiatan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak. Kegiatan difokuskan pada penanganan keterbatasan air bersih serta dukungan terhadap masyarakat dan relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla di Kabupaten Ketapang.

Bakti sosial dilaksanakan pada 15–16 September di tiga lokasi prioritas, yaitu Desa Kuala Satong dan Desa Kuala Tolak, Kecamatan Matan Hilir Utara, serta Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan. Bantuan yang diberikan berupa air bersih dan masker bagi masyarakat, serta dukungan logistik bagi relawan pemadam kebakaran.

Pada hari pertama, kegiatan dilaksanakan di Desa Kuala Satong dan Desa Kuala Tolak, Kecamatan Matan Hilir Utara. YLNH dan MPK membagikan air bersih secara gratis serta masker kepada masyarakat di kedua desa tersebut. Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kemarau panjang.

Hari kedua dilaksanakan di Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan. Pada kesempatan tersebut, bantuan diberikan dalam bentuk logistik kepada tim relawan pemadam kebakaran yang bertugas menangani kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

Landscape Manager Ketapang YLNH, Samsul Ulum, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana karhutla.

“Bantuan di tiga lokasi di Ketapang ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami terhadap bencana yang sedang melanda Kabupaten Ketapang. Semoga bantuan yang kami berikan dapat sedikit membantu masyarakat Ketapang.”

Sementara itu, warga Desa Kuala Satong, Muhammad Marjan, menyampaikan apresiasinya atas bantuan air bersih yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air selama musim kemarau panjang.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan air bersih dari Yayasan Lansekap Nusantara Hijau dan Mitra Pembangunan Ketapang. Bantuan ini sangat membantu kehidupan sehari-hari masyarakat selama musim kemarau panjang. Air bersih ini sangat bermanfaat, terutama untuk kebutuhan air minum. Kami berharap masyarakat yang menerima bantuan dapat menggunakannya dengan secukupnya.”

Apresiasi serupa disampaikan warga Kuala Satong, Neti Kurniasih. Ia mengatakan keterbatasan air bersih, khususnya untuk kebutuhan air minum, menjadi salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah tersebut.

“Atas nama warga Kuala Satong, kami mengucapkan banyak terima kasih atas kegiatan bakti sosial Yayasan Lansekap Nusantara Hijau dan Mitra Pembangunan Ketapang, khususnya atas bantuan air bersih yang sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Memang, salah satu kendala kami di Kuala Satong adalah kekurangan air bersih untuk kebutuhan air minum.”

Kepala Desa Kuala Tolak, Hj. Nurhasimah, juga mengapresiasi bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan karena kebutuhan air bersih masih dirasakan oleh masyarakat.

“Hari ini kami menerima bantuan air bersih dari YLNH dan MPK. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan pembagian air bersih ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kuala Tolak. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut karena masyarakat sangat membutuhkan air untuk minum.”

Dukungan juga diberikan kepada para relawan yang bertugas menangani karhutla di Desa Sungai Besar. Sekretaris Desa Sungai Besar, Rismanto, menyampaikan terima kasih atas bantuan logistik yang diberikan kepada Posko Karhutla Wilayah Selatan, khususnya Masyarakat Peduli Api (MPA) Sungai Besar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Lansekap Nusantara Hijau dan Mitra Pembangunan Ketapang yang telah berkontribusi memberikan bantuan kepada Posko Karhutla Wilayah Selatan, terutama MPA Sungai Besar. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi para petugas dan relawan yang bertugas memadamkan api di wilayah Sungai Besar.”

Ketua Relawan MPA Sungai Besar, Masturi, turut mengapresiasi dukungan yang diberikan YLNH dan MPK kepada para relawan. Menurutnya, dukungan tersebut membantu pelaksanaan tugas relawan dalam upaya mengendalikan kebakaran hutan dan lahan.

“Saya atas nama Masyarakat Peduli Api (MPA) Sungai Besar mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan YLNH dan MPK yang telah peduli dan mendukung tugas kami dalam mengendalikan kebakaran hutan dan lahan. Harapan saya, semoga kejadian bencana ini tidak terulang lagi.”

Terpisah, Ketua Yayasan Lansekap Nusantara Hijau, Ario Bhirowo, menyampaikan apresiasi kepada MPK atas kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan bakti sosial tersebut. Ia mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk aksi nyata untuk membantu masyarakat yang terdampak kebakaran lahan, kabut asap, dan kekeringan, sekaligus memberikan dukungan kepada para relawan yang bekerja di lapangan.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman MPK yang telah bersedia bekerja sama dalam kegiatan bakti sosial di Kabupaten Ketapang. Bakti sosial ini merupakan aksi nyata kami untuk membantu masyarakat yang terdampak kebakaran lahan, kabut asap, dan kekeringan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan kami kepada tim relawan yang telah bekerja keras memadamkan api di Kabupaten Ketapang. Semoga hujan segera turun di Kabupaten Ketapang dan bencana ini dapat segera berakhir.”

Leave a Comment

BERITA

ARTIKEL