Alam Lestari, Masyarakat Sejahtera dan Pemerintah Maju dan Berkembang

Pelatihan GIS dan Analisis Alert Perubahan Tutupan Lahan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat Tahun 2026

Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Dinas Lingkungan Hidup bekerja sama dengan Yayasan Lansekap Nusantara Hijau (YLNH) dan Inisiatif Dagang Hijau (IDH) menggelar pelatihan operator GIS untuk analisis alert perubahan tutupan lahan di Kabupaten Ketapang. Kegiatan berlangsung di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ketapang, Rabu–Kamis, 5–6 Agustus 2026. Pelatihan diikuti 15 peserta yang merupakan perwakilan dinas terkait di Kabupaten Ketapang dan Provinsi Kalimantan Barat serta NGO lokal di Ketapang. Para peserta merupakan anggota Tim Pemantauan Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Ketapang yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Ketapang.

Kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Yayasan Lansekap Nusantara Hijau. Samsul Ulum, Project Manager Landscape Ketapang YLNH, menjelaskan bahwa pelatihan operator merupakan bagian dari kerja sama YLNH, IDH, dan Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam memantau perubahan tutupan lahan di wilayah tersebut. Pelatihan bertujuan meningkatkan kapasitas tim agar mampu melakukan analisis alert secara mandiri. Kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut terbitnya SK Bupati Ketapang Nomor 253/DLH-C/2026 tentang Pembentukan Tim Pemantauan Perubahan Tutupan Lahan Kabupaten Ketapang Tahun 2026.

Sambutan sekaligus pembukaan pelatihan disampaikan oleh Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ketapang, Sri Windaryati, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya, Sri mengatakan pelatihan merupakan kelanjutan dari kegiatan tahun sebelumnya. Pada 2025, kegiatan difokuskan pada penyusunan protokol, sedangkan tahun ini memasuki tahap implementasi protokol tersebut. Pelatihan yang digelar DLH bersama YLNH dan IDH bertujuan membekali tim TPDD agar mampu melaksanakan pemantauan perubahan tutupan lahan di Kabupaten Ketapang. Ia berharap peserta mengikuti pelatihan dengan serius karena materi yang diberikan dapat menunjang pelaksanaan tugas mereka.

Materi pelatihan disampaikan oleh Spatial Expert Yayasan Lansekap Nusantara Hijau, Luwin Eska Darwini, dengan dukungan asisten trainer Fajrie Dwi. Luwin memberikan materi dasar-dasar GIS, dilanjutkan dengan proses analisis alert berdasarkan decision tree untuk menentukan prioritas verifikasi alert sesuai protokol pemantauan perubahan tutupan lahan yang tercantum dalam SK Bupati Ketapang Tahun 2026. Peserta juga mempraktikkan pengoperasian perangkat lunak GIS dan analisis perubahan tutupan lahan berdasarkan data alert menggunakan laptop masing-masing.

Jainuri dari Bappeda Kabupaten Ketapang mengatakan, "Kami melakukan pelatihan selama dua hari. Selama pelatihan, kami dilatih mengolah data alert sehingga dapat mengaplikasikan ilmu tersebut dalam kegiatan pemantauan perubahan tutupan lahan di Ketapang."

Sementara itu, Calolina Yulent dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ketapang mengatakan, "Pelatihan ini sangat berguna bagi kami di Dinas Lingkungan Hidup karena mendukung kegiatan pemantauan perubahan tutupan lahan di Kabupaten Ketapang yang menjadi salah satu tugas kami. Semoga kegiatan ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi Kabupaten Ketapang."

Ferry Aryanto dari UPT KPH Ketapang Selatan mengatakan, "Pelatihan ini sangat baik, terutama untuk menyamakan persepsi antar-OPD, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, mengenai pengolahan data untuk analisis perubahan tutupan lahan, termasuk mengidentifikasi penyebab perubahan dan memastikan kebenaran data alert di lapangan."

Sebelum penutupan, peserta mengikuti post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman terhadap materi pelatihan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan seluruh peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan telah mampu melakukan analisis alert secara mandiri. Peserta dengan nilai post-test tertinggi dan peningkatan nilai tertinggi mendapatkan hadiah dari YLNH yang diserahkan oleh Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ketapang, Sri Windaryati, S.Si., M.Si.

Kegiatan pelatihan ditutup oleh Sri Windaryati. Dalam penutupan, Sri mengatakan, "Semoga pelatihan ini bermanfaat bagi tim TPDD Kabupaten Ketapang dalam melaksanakan pemantauan perubahan tutupan lahan. Kami mengucapkan terima kasih kepada YLNH yang telah memberikan materi. Semoga ke depan ada pelatihan lanjutan dengan materi yang berbeda. Kami juga mohon maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan."

Setelah pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengambilan data verifikasi perubahan tutupan lahan dari YLNH. Peserta juga akan mendapatkan pendampingan intensif dalam proses analisis alert oleh tim ahli YLNH. Pendampingan operator GIS akan berlangsung selama satu bulan, hingga operator GIS di Kabupaten Ketapang mampu melakukan analisis alert secara mandiri.

Setelah kegiatan pelatihan ini, peserta mendapatkan pelatihan pengambilan data verifikasi perubahaan tutupan lahan darii YLNH. Peserta juga akan mendapatkan bimbingan intensive proses analisis alert oleh tim expert dari YLNH. Kegiatan pendampingan operator GIS akan dilaksanakan selama satu bulan sampai operator GIS di Kabupaten Ketapang dapat melakukan analisis alert secara mandiri.

Leave a Comment

BERITA

ARTIKEL